Sulawesi Tengah

Kapolda Sulteng Minta Reskrim Jaga Nama Baik Polri

 

KAPOLDA Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Ganip Warsito di Ruang Rupatama Mapolda setempat memperlihatkan foto kedua anggota Mujahidin Indonesia Timur yang tewas dalam baku tembak di Kabupaten Poso, Selasa (16/5/2017). (FOTO: ICHAL/Sultengterkini.com)

PALU, KabarSelebes.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi mengingatkan para anggota reserse kriminal untuk selalu menjaga nama baik Polri dalam menjalankan tugas-tugas reserse.

“Tingkatkan kinerja personel Reskrim secara profesional dan proposional,” katanya dalam sambutan sebelum membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) fungsi Reskrim Polda Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2017 di Ballroom Hotel Mery Glow Palu, Selasa (23/5/2017) seperti dikutip Republika.co.id dari Antara.

Acara yang digelar selama dua hari itu megambil thema “Strategi mewujudkan penegakkan hukum yang berkeadilan di wilayah Polda Sulawesi Tengah.’ Kapolda mengatakan, pada dasarnya kinerja fungsi reskrim selama ini sudah cukup baik, namun hal tersebut perlu ditingkatkan lagi.

“Maksud dan tujuan rakernis ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi sejauh mana jajaran reskrim memberikan kontribusinya dalam pencapaian kinerja Polri, Khususnya fungsi reskrim agar kedepannya lebih baik lagi,” ujar Kapolda Sulteng.

Tema tersebut di atas, kata Kapolda, jangan hanya jadi slogan saja, namun harus diimplementasikan dan diwujudkan dengan melaksanakan program prioritas Kapolri, yaitu profesional, modern, dan terpercaya dengan mematuhi setiap aturan serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Saya harapkan rakernis ini dapat meningkatkan kinerja personel Reskrim secara profesional dan proposional, tentunya dengan komitmen,” ujarnya.

Ia juga minta jajaran Polda Sulteng meningkatkan sinergitas dengan instansi terkait untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Menurut Kapolda, jajaran reskrim harus menjadi salah satu komponen Polri yang memahami bahwa penegakkan hukum bukan semata-mata untuk menegakkan aturan dan perundang-undangan, namun penegakkan hukum merupakan sarana untuk mendorong terwujudnya kesiapan bangsa Indonesia menghadapi tantangan global.**

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top