Sulawesi Tengah

Longki Ajak Perempuan Mendaftar Jadi Caleg Gerindra

Gubernur Sulteng Longki Djanggola saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Daerah DPD Partai Gerindra Sulteng di Palu, Sabtu, (30/09/2017) (Foto : Jafar G Bua)

PALU,KabarSelebes.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tengah, mencatat proporsi anggota legislatif perempuan yang terpilih tidak mencapai aksi afirmatif 30 persen pada Pemilu 2014.

Ini mengalami penurunan dari 18,2 persen pada 2009 menjadi 17,3 persen pada 2014. Padahal, kandidat perempuan yang mencalonkan diri dan masuk dalam daftar pemilih dari partai politik mengalami peningkatan dari 33,6 persen pada 2009 menjadi 37 persen pada 2014.

Pada Pemilu Legislatif 2014, ternyata hanya mampu menghasilkan keterwakilan perempuan di legislatif sebanyak 97 kursi (17,32 persen) di DPR, 35 kursi (26,51 persen) di DPD, dan rata-rata 16,14 persen di DPRD serta 14 persen di DPRD kabupaten/kota.

Di DPRD Sulawesi Tengah dari 45 anggota legislatif hanya 7 di antaranya perempuan. Mereka adalah Zalzulmida Aladin Djanggola dan Dwi Astuti Ratnaningrum dari Partai Gerindra, Vera Rompas Mastura dari Partai Golkar, Nurbaya Dunggio dan Sri Atun dari Partai Keadilan Sejahtera, Sri Indraningsih Lalusu dari PDI Perjuangan dan Sitti Halimah Ladoali dari Hanura.

Berdasarkan hal itu Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si meminta agar Badan Seleksi DPD dan DPC memperhatikan dengan saksama keterwakilan perempuan seperti diamanatkan dalam Undang-Undang.

“Ajak kader-kader perempuan yang potensial, dianggap mampu menjadi pendulang suara, berkemampuan dan berkemauan untuk dapat berpartisipasi dalam politik menjadi Pengurus atau mendaftar menjadi Caleg dalam Pemilu 2019. Itu adalah komitmen kita untuk memberikan kesempatan bagi perempuan berpartisipasi dalam Politik,” ujar politisi yang juga Gubernur Sulteng ini saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Daerah DPD Partai Gerindra Sulteng di Palu, Sabtu, (30/09/2017).

BACA JUGA :  Perusahaan Arab Tertarik Garap Pulau Sombori di Morowali

Dia juga berharap, para anggota legislatif petahana jangan merasa tersaingi bila ada kader utamanya perempuan yang pontensial mendaftar menjadi Caleg.

“Justru dengan semakin banyak kader yang berkualitas itu menguntungkan bagi kemajuan Partai. Kita pun bisa mendudukan lebih banyak kader kita di legislatif,” sebut Longki.

Ia meminta agar DPC Partai Gerindra di 12 Kabupaten dan 1 kota mempunyai target menambah perolehan kursi.

“Misalnya di Tolitoli yang sekarang punya 5 kursi bisa punya target 7 kursi atau Di Donggala yang sekarang 4 kursi bisa menjadi 6 kursi,” hematnya.

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Daerah Partai Gerindra Sulteng ini diikuti oleh pengurus DPD dan DPC dari 13 Kabupaten dan 1 Kota. ***

 

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top